• Tue. Sep 21st, 2021

Berharap Perunggu, Dinda Widia Tak Sangka Dapat Emas Lomba Cipta Puisi

Byadmin

Apr 6, 2021

BANDAR LAMPUNG,  Dinda Widia Putri (17) tak menyangka bakal mendapat medali emas pada Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat SMA di Kota Banda Aceh. Pasalnya, siswi kelas XII SMA Negeri 1 Bandar Lampung itu hanya berharap dapat medali perunggu untuk Lomba Cipta Puisi.

“Harapannya sih hanya membawa medali perunggu. Sebab, saat juri mengumumkan juara tiga, nama saya tidak disebut. Apalagi saat juri mengumumkan juara dua adalah peserta yang pernah menang di luar negeri. Ya saya tidak berharap banyak lagi. Makanya, ketika nama saya disebut sebagai juara pertama, saya sempat kaget dan tidak percaya,” kata Dinda kepada duajurai.co di kediamannya, Jalan Pangeran Antasari, Gang Manunggal Nomor 111, Kedamaian, Bandar Lampung, Kamis, 6/9/2018.

Kendati demikian, anak sopir jasa transportasi online itu mendapat firasat bakal juara. Sebab, dia beberapa kali berjumpa sastrawan idolanya, yakni KH Acep Zamzami Noor.

“Sempat ada feeling sih. Sehari setelah lomba, saya beberapa kali bertemu Pak Acep. Waktu cari suvenir, lalu di Nol Kilometer, dan di bandara saat mau pulang (ke Lampung),” ujarnya.

Dinda merasa senang berhasil menyabet juara pertama Lomba Cipta Puisi pada FLS2N. Setelah menang lomba, sulung dari dua bersaudara itu mengaku merasakan sensasi. Maksudnya, dia kini menemukan rasa dalam membuat puisi. https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-3345554944912117&output=html&h=280&adk=2928884389&adf=225381782&pi=t.aa~a.1535770616~i.21~rp.4&w=620&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1617722266&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=7381728790&psa=1&ad_type=text_image&format=620×280&url=http%3A%2F%2Fduajurai.co%2F2018%2F09%2F06%2Fberharap-perunggu-dinda-widia-tak-sangka-dapat-emas-lomba-cipta-puisi%2F&flash=0&fwr=0&pra=3&rh=155&rw=620&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&fa=27&adsid=ChAI8I2wgwYQ47f2k5GM74tNEkwA1zd59NN65xjElUbxEXWqvEZPqK4UtNED8TJgsvh7_AYl7Eh9aP-0-Jx3bVJez5BHnSyTX_YNiA630HEKwaC3j5MLw5lfcF2xRCUz&dt=1617722266727&bpp=4&bdt=4663&idt=4&shv=r20210401&cbv=r20190131&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3D43f5ee690afff95a-22bd3fe32ac70034%3AT%3D1617722240%3ART%3D1617722240%3AS%3DALNI_MbBGl7wnCiHRWYwRSDf2P6_ijNCdQ&prev_fmts=1015×280%2C0x0&nras=3&correlator=8534301739153&frm=20&pv=1&ga_vid=28243418.1617722238&ga_sid=1617722238&ga_hid=923292825&ga_fc=1&u_tz=420&u_his=2&u_java=0&u_h=960&u_w=1536&u_ah=920&u_aw=1536&u_cd=24&u_nplug=3&u_nmime=6&adx=286&ady=1499&biw=1528&bih=850&scr_x=0&scr_y=600&eid=44740079%2C44739387&oid=3&pvsid=2886352082804317&pem=210&ref=http%3A%2F%2Fduajurai.co%2Ftag%2Fsman-1-bandar-lampung%2F&rx=0&eae=0&fc=1408&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C1536%2C0%2C1536%2C920%2C1536%2C850&vis=1&rsz=%7C%7Cs%7C&abl=NS&fu=8320&bc=23&jar=2021-04-06-15&ifi=3&uci=a!3&btvi=1&fsb=1&xpc=aVUhDoyma0&p=http%3A//duajurai.co&dtd=41 “Selain puisi, saya juga mulai tertarik mendalami bidang jurnalistik. Saya memperoleh ilmu jurnalistik dari sekolah,” kata dia.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *