• Tue. Oct 19th, 2021

PENDAHULUAN

Kehidupan semakin berkembang, dan tentu akan menuai dampak bagi siapa saja yang mengalaminya. Indonesia yang tumbuh menjadi sebuah negara dengan jumlah penduduk yang cukup padat, yakni sekitar 247 juta jiwa. Kian meningkatnya jumlah penduduk, kian menambah beban pula bagi negara. Salah satu beban yang memberi dampak cukup besar adalah masalah mengenai rendahnya kemampuan Berbahasa nggris. Padahal  itu sudah menjadi suatu keharusan untuk bisa menguasai bahasa Inggris agar bisa mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi ini. Bahasa Inggris juga merupakan bahasa paling banyak digunakan dalam berkomunikasi secara internasional. Paling tidak hal itu yang terjadi saat ini. Pertanyaan, mengapa bahasa inggris menjadi bahasa internasional, kenapa harus bahasa inggris? Karena bahasa inggris merupakan salah satu bahasa tertua yang ada di dunia dan berasal dari dataran britania yaitu sekitar abad ke 8. Selain bahasa inggris merupakan bahasa tertua yang ada di dunia, bahasa inggris mempunyai perkembangan kosa kata yang sangat pesat. Menurut tim riset gabungan peneliti Havard University dan Google mencatat penambahan kosa kata bahasa tertua di dunia itu mencapai 8.500 kata pertahun. Kini jumlah total telah mencapai 1.022.000 kata. itu merupakan jumlah kosakata yang jauh lebih banyak dibandingkan dengan negara kita tercinta ini. jika dibandingkan dengan bahasa Indonesia. Menurut pusat bahasa kemendikbud yang baru baru ini telah selesai dan menerbitkan KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) edisi ke empat dengan total jumlah kosa kata yang terdapat di dalamnya cuma berkisar 91.000 kosa kata, kamus edisi ke empat ini merupakan pengembangan dari edisi sebelumnya yang hanya mencakup 82.000 kosa kata. memang perkembangan jumlah kosa kata ini lah yang menjadi patokan layak atau tidaknya sebuah bahasa dianggap sebagai bahasa internasional. Bahasa inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan di dunia, bahasa ini merupakan bahasa ibu untuk lebih dari 400 juta orang diseluruh dunia. Setiap hari, jutaan orang menggunakan bahasa inggris di tempat kerja maupun di kehidupan sosial. Ketika kepala negara saling bertemu dalam konferensi tingkat dunia, bahasa Inggris menjadi bahasa yang paling sering digunakan. Begitu pula saat orang-orang dari bangsa yang berbeda saling bertemu, bahasa Inggris adalah satu-satunya bahasa penghubung yang digunakan oleh mereka. Jika kamu masih duduk dibangku sekolah maupun kuliah, maka kamu mempunyai kesempatan untuk mempelajari dan menguasai bahasa Inggris. Jika kamu sudah lulus dari sekolah maupun perguruan tinggi, kamu seharusnya sudah siap memasuki dunia kerja dengan skill bahasa Inggris yang dibutuhkan oleh tempat kamu bekerja. Bagi yang sudah menjadi karyawan, keterampilan berbahasa Inggris bisa terus ditingkatkan. Dengan skill bahasa Inggris yang baik, kariermu kemungkinan besar akan terus menanjak. Jika kamu bekerja di perusahaan asing, maka tuntutan keterampilan bahasa Inggris lebih besar lagi. Menurut data survei penduduk dari Badan Pusat Statistik (BPS) penduduk Indonesia didominasi oleh generasi Z (lahir pada tahun 1997–2012) dan generasi milenial (lahir pada tahun 1981–1996). Sebagian besar dari dua generasi ini masuk dalam kategori usia produktif, dilihat dari peningkatan kualitas pemuda tersebut merupakan salah satu bukti bahwa prioritas dipasok oleh kaum muda. Demikian juga dengan kemajuan ilmu pengetahuan terutama di bidang teknologi informasi. Di masa pandemi Covid-19, semua aktifitas kegiatan dibatasi yang menyebabkan sebagian besar kegiatan dilakukan melalui media online. Hal ini mengakibatkan masyarakat, terkhusus remaja otomatis bergantung terhadap alat elektronik dan pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ni membuat jangkauan komunikasi menjadi semakin luas. Di sisi kebebasan dalam mengakses informasi dari  media online ini menjadi suatu tantangan tersendiri karena banyak siaran yang tidak jelas kebenarannya yang justru banyak menjadi perhatian bagi remaja.  Pendidikan merupakan usaha sadar untuk mencerdaskan putra putri bangsa, berlandaskan pancasila dan berpatokan tujuan pendidikan yang tertuang dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional No. 20 Tahun 2003 berbunyi “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab “. Untuk merealisasikan tujuan pendidikan nasional tersebut, dibutuhkan komponen-komponen penting yang menyusunnya, salah satunya dalam bentuk pembelajaran yang efektif.

PERMASALAHAN

Berdasarkan data dari hasil survei EF Education First merilis laporan hasil penelitian, atau kajian yang mengukur tingkat kemahiran berbahasa Inggris. Berdasarkan Indonesia menduduki peringkat ke-61 dengan penurunan skor dari 51.58 pada tahun 2018 menjadi 50.06 pada 2019. Indonesia masih di bawah nilai rata-rata. Memang betul bahwa mayoritas penduduk Indonesia masih rendah dalam kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris. Penekanan terpenting dari suatu pendidikan untuk menghasilkan murid yang berkualitas bukanlah pada kemampuan bahasa Inggris, tetapi kepada cara penyampaian materi pelajaran itu sendiri. didapatkan hasil bahwa hal yang paling sulit diajarakan dalam proses pembelajaran adalah sulitnya siswa dalam menguasai keterampilan (kecakapan) berbahasa Inggris. Pada dasarnya, kecakapan dalam berbahasa Inggris terdiri dari empat keterampilan pokok, yaitu: writing skill, reading skill, speaking skill, dan juga listening skill. Untuk menguasai empat dasar kecakapan berbahasa Inggris dibutuhkan latihan rutin, yakni mencoba menghafal kosakata baru dan menerapkannya dengan menulis dan berkomunikasi dengan lingkungan sekitar. Selain itu, kreatifitas dan kesungguhan belajar dari siswa dalam menemukan kosakata baru, sangat dibutuhkan untuk menguasai empat dasar kecakapan tersebut.

PEMBAHASAN / ANALISIS

Sayangnya, bahasa Inggris masih menjadi momok bagi sebagian besar mahasiswa. Ada beragam tanggapan yang mencuat seperti bahasa Inggris itu susah, ribet, bahkan menakutkan. Kebanyakan pelajar masih merasa tidak percaya diri dan takut dalam berucap bahasa Inggris padahal sebenarnya mereka mengerti apabila guru menjelaskan materi dalam berbahasa Inggris. Lidah seperti kaku dan takut melakukan kesalahan adalah hal yang dirasakan ketika siswa diminta untuk berbicara dalam bahasa Inggris. Pada dasarnya, bahasa Inggris adalah bahasa yang mudah untuk dipelajari dan menyenangkan. Bahkan ketika penulis mendengarkan percakapan orang asing berbicara dengan bahasa Inggris, mereka tidak sepenuhnya menggunakan pola kalimat bahasa Inggris secara formal atau dikenal dengan tense. Dalam berkomunikasi bahasa Inggris, selain mengetahui pola kalimat secara umum, tetapi kita perlu memupuk feel untuk merasakan ketepatan atau kaitan kata di dalamnya.

Tentu saja sebelum praktik ini dilakukan, perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak guna kelancaran program ini. Adanya pelatihan-pelatihan bahasa Inggris bagi para guru sangat dianjurkan, karena apabila para guru bisa berbahasa Inggris paling tidak secara basic, hal ini tetap akan berpengaruh pada para muridnya. Dengan pelatihan yang intensif, diharapkan para guru bisa meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya dengan baik. murid, dan pihak terkait lainnya semakin menyadari betapa pentingnya kebutuhan akan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan baik. Dengan cara membuat program English Day dimana ada satu hari untuk berkomunikasi dalam bahasa Inggris, misalnya pada hari Kamis, baik saat pembelajaran berlangsung maupun saat beristirahat. Sekali lagi, bahasa Inggris adalah suatu hal yang tidak perlu ditakuti tetapi harus dihadapi. Kita tidak akan pernah bisa apabila tidak mencoba. Gagal itu hal yang lumrah apabila kita ingin mencapai kesuksesan dengan usaha yang keras. Dengan berlatih secara intensif dan sering mendengar percakapan orang asing, diharapkan akan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris kita. Dengan era globalisasi ini bahasa Inggris menjadi hal yang penting. Kerjasama dari pihak-pihak guru, murid, dan orang tua murid dibutuhkan untuk mewujudkan GERAMELITAL (Gerakan Rakyat Melek Literasi Digital) yang saya cetuskan tersebut diharapkan agar masyarakat dapat ikut berpartisipasi dan memberikan dampak nyata terhadap pembelajaran yang ada di Indonesia terutama dalam masa pandemi saat ini agar masyarakat bisa lebiih selektif dalam menyaring informasi. Dan juga melalui program English Day. Diharapkan program ini berjalan secara bertahap dan mencakup keseluruhan. Karena era saat ini membutuhkan pelajar pelajar yang menguasai pengetahuan di bidangnya, memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, serta menjaga tutur dan perilakunya. Jadi bukan banga sekedar mimpi saja bagi karena benar-benar terwujud di depan mata. Untuk mewujudkan program yang berkualitas bukan lah sesuatu yang mudah. Maka  tidak hanya para Guru saja yang harus bergerak tapi campur tangan siswa dan orang tua juga untuk bertindak responsif dan reaktif. Serta berpikir positif dan inovatif agar bisa melakukan yang terbaik untuk menguasai strategi belajar bahasa Inggris.

KESIMPULAN / SARAN

Penjelasan tersebut mengungkapkan bahwa Proses pengembangan English Day dilakukan melalui tiga tahap, yakni studi pendahuluan, pengembangan dan pengujian. Progam English Day sangat diperlukan dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris karena dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. selain itu ini semua memudahkan guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Oleh karena itu, generasi muda harus bekerja sama juga, dengan adanya GERAMELITAL (Gerakan Rakyat Melek Literasi Digital) yang saya cetuskan tersebut diharapkan agar para pelajar di Indonesia dapat ikut berpartisipasi dalam penyelesaian  masalah.

Saya generasi muda yang peduli literasi! Artikel ini ditulis sebagai bentuk serta EF Literacy Day Competition 2021: https://www.ef.co.id/writing-competition

written by :

NAJWA ADHASSIFA

Bandar Lampung, 08  Januari 2006

LAMPUNG

SMAN 1 BANDAR LAMPUNG

najwaadhasyifa22@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *